Kue Kering Lebaran yang Enak buat Diri Sendiri dan Sanak Saudara

Wisata  


Tahun ini kita kembali bertemu Ramadhan 1443 Hijriyah. Nyaris sepekan kita berpuasa dan tak lama lagi kita berjumpa Lebaran.

Kue kering Lebaran menjadi sajian tak lekang oleh waktu, selalu hadir di rumah-rumah keluarga Muslim di Indonesia. Bedanya silaturahmi tahun ini mungkin belum seramai 3-4 tahun lalu karena dalam suasana masih pandemi.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Inilah kenapa kue kering Lebaran yang menjadi pilihan tentu saja tidak hanya disukai tamu, tetapi juga disukai diri sendiri. Nah, berikut jenis-jenis kue kering Lebaran yang bisa melengkapi kebahagiaan kita, keluarga, teman, dan sanak saudara.

1. Nastar

Nastar selalu berada di urutan pertama karena mayoritas semua orang menyukainya. Kue kering Lebaran satu ini sangat populer, bukan hanya isian nanas, tetapi juga stroberi dan cokelat.

Olesan keju pada permukaan kue nastar membuat kue kering satu ini lumer dan 'nagih' di lidah. Nastar ada yang dibuat polos, dan ada juga yang diberi parutan keju edam untuk menambah aroma kue.

2. Choco chips

Siapa yang bisa menolak potongan kue kering Lebaran satu ini? Dari anak-anak hingga kakek nenek, semua suka. Choco chips atau cokelat chips menjadi pilihan kue kering yang selalu menjadi target tamu di rumah.

Bahannya sama seperti kue kering pada umumnya, hanya saja ditambahkan cokelat chips dan warnanya lebih gelap. Choco chips juga kue rumahan yang sederhana dan cara pembuatannya tidak sulit.

3. Kastengel

Kenikmatan keju panggang dalam adonan kue kastengel tak bisa diabaikan. Makanya kue kering satu ini selalu menghiasi rumah keluarga di Hari Idul Fitri.

Keju memberi sensasi asin dan gurih pada kastengel. Memang, harga jualnya cukup mahal dibanding kue kering lainnya.

Aslinya kastengel kue kering dari Belanda. Nama aslinya kaastengels yang berasal dari dua kata, kaas artinya keju, dan stengels berarti batangan.

4. Putri salju

Bentuk bulan sabit ciri khas kue putri salju. Kue kering Lebaran satu ini teksturnya padat, tetapi langsung lumer begitu berada dalam mulut. Taburan gula bubuk warna putih memberi kesan kue kering ini ditaburi salju, sehingga namanya putri salju.

Bahan dasarnya sama seperti nastar dan kastengel. Bedanya putri salju berselimut gula putih.

5. Pastel kering

Tidak semua rumah memiliki pastel kering, tetapi dapat dipastikan kue kering Lebaran satu ini paling dahulu habis jika disajikan. Pastel kering termasuk camilan renyah yang tahan lama.

Uniknya pastel kering diisi abon, bisa abon ayam atau abon daging. Memang proses pembuatannya sedikit lebih lama dibanding kue kering lainnya, khususnya menyiapkan bahan isian.

Namun, kita bisa mempersingkat waktu dengan membeli abon jadi setelah memastikan kelezatannya terlebih dahulu.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Mom blogger yang menjadikan ketiga anaknya inspirasi utama dalam menulis.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image