Mau Rumah Lebih Rapi? Belajar Decluttering dari Jepang.

Gaya Hidup  
Decluttering, seni hidup minimalis di Jepang.
Decluttering, seni hidup minimalis di Jepang.

Selama mendampingi suami berkuliah di Universitas Keio, Fujisawa, Merzyta Septiyani (34 tahun) belajar banyak hal tentang gaya hidup minimalis di Jepang. Salah satunya decluttering, yaitu kegiatan menyortir barang yang kita miliki sesuai fungsinya.

Barang-barang yang jarang atau tidak pernah dipakai di rumah dibuang, dijual, atau disumbangkan jika masih bisa digunakan. Tujuan decluttering adalah memberi ruang lapang di rumah untuk hal-hal yang benar-benar penting saja, sehingga bisa mengurangi stres.

Semua orang tahu biaya hidup di Jepang termasuk paling mahal di dunia. Seni hidup minimalis yang selalu diterapkan orang-orang Jepang secara berkala ini berujung pada sustainable fashion atau sustainable goods.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Wanita yang akrab disapa Ita ini mengatakan setiap apato (baca: apartemen) di Jepang pasti memiliki semacam gudang bersama, disebut gomi.

"Ada hari di mana gomi dibuka dan seluruh penghuni apato bisa meletakkan barang-barang bekas mereka yang dirasa tidak terpakai. Kategorinya bebas," kata Ita.

Berselang dua pekan, penghuni lain dipersilakan mengambil dengan cuma-cuma barang bekas yang cocok dengan mereka. Banyak penghuni apato terbantu dengan adanya gomi, salah satunya Ita dan keluarga pendatang lain yang rata-rata mahasiswa luar negeri.

Apa saja manfaat decluttering?

1. Rumah lebih bersih

Kalau kita tipe orang yang malas membersihkan rumah, maka membersihkan rumah bakal menjadi tugas yang memberatkan. Decluttering meringankan beban ini.

Kita perlu membersihkan barang-barang yang tidak memiliki ikatan emosional dengan kita, termasuk barang yang jarang dipakai, tidak kita suka.

2. Rumah lebih rapi

Siapa yang sering kesulitan menemukan barang-barang tertentu karena lupa menaruhnya di mana? Salah satu sebabnya karena kita tidak disiplin merapikan barang pada tempatnya. Rumah kita kondisinya cukup berantakan dan tidak tertata.

Decluttering membantu kita mengurangi barang yang tidak perlu, sehingga lebih mudah menemukan barang di lain waktu.

3. Saldo tabungan aman

Decluttering membuat kita menahan pengeluaran yang tidak perlu. Sering kali kita ingin membeli barang-barang yang sebetulnya tidak kita butuhkan hanya karena tergoda promosi dan potongan harga.

Decluttering membuat dompet kita selamat. Kita tidak perlu mengeluarkan kartu kredit untuk berutang membeli sesuatu. Rumah pun tidak dipenuhi barang mahal yang tidak dibutuhkan.

4. Bebas finansial

Sebagian kita hidup hanya mengandalkan gaji ke gaji. Banyak milenial berutang menggunakan kartu kredit.

Decluttering dipasangkan dengan gaya hidup minimalis membantu kita mengumpulkan tabungan supaya memiliki dana darurat dan perlindungan diri ketika terjadi situasi tak terduga. Kita pun lebih bebas secara finansial.

5. Hidup lebih bersemangat

Dengan lebih sedikit utang, bebas finansial, rumah lebih bersih, kita bisa memfokuskan energi pada impian dan masa depan. Hidup kita menjadi lebih bersemangat.

Oke, jadi sekarang sudah tahu kan manfaat decluttering? Yuk, deklarasikan hidup minimalis mulai hari ini.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Mom blogger yang menjadikan ketiga anaknya inspirasi utama dalam menulis.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image